Selasa, 08 Oktober 2013



Prinsip-prinsip  perlindungan konsumen di Indonesia:
1.     Prinsip let buyer bewewre :pembeli harus hati –hati pembeli jangan salah membeli produk
2.     The due care theory :peleku usha yang harus hati-hati dalam memasyarkan
3.     The prifity of contrak:konsumen berhak mendapatkan perlindungan dari pengusaha jika ada perjanjian
4.     kontrak bukan kontrak:bahwa tanpa adanya perjanjian bisa mendapatkan ganti rugi
5.     Reability product:pertanggung jawaban produk pelaku usaha yanh harus hati-hati jika ini konsumen rugi,pelaku usaha yang harus membuktikan ada pada pelaku usaha.

Dari beberapa prinsip yang ada diatas yang pernah menjadi pengalaman :

PRINSIP   KONTRAK BUKAN SYARAT:
Pada suatu hari  saya membeli mie di Indomaret  untuk  adik saya yang masih kecil.Setelah sampai rumah mie tersebut saya berikan kepada adik saya,setelah selang  beberapa waktu adik saya  merasa mual-mual dan  muntah-muntah.Kemudian adik saya bawa ke dokter,kata dokter adik saya keracunan,dan saya bilang pada dokter bahwa sebelum keracunan adik saya makan mie instan yang saya beli dari indomared.Setelah pulang dari rumah sakit saya langsung datangi Indomared tesebut bahwa adik saya keracunan setelah makan mie Instan yang saya beli disini.Terus kata pelayan Indomaret dia tidak mau  bertanggung jawab atas kejadian ini,seharusnya menurut hukum perlindungan konsumen kejadian ini saya harus mendapatkan ganti rugi meskipun tidak ada perjanjian antara pihak indomaret dengan saya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar